Paiton, Probolinggo – SMK Nurul Jadid Paiton terus memperkuat komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten di bidang Energi Baru Terbarukan (EBT). Komitmen tersebut diwujudkan melalui kerja sama strategis dengan PT. Berkah Kahuripan Insani (BKI) Karawang dalam pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai bagian dari penguatan pembelajaran vokasi berbasis industri.
Kerja sama ini tidak hanya berfokus pada pengembangan sarana pembelajaran, tetapi juga mencakup peningkatan kompetensi guru dan peserta didik agar selaras dengan kebutuhan dunia industri yang terus berkembang.
Sebagai implementasi awal kerja sama tersebut, SMK Nurul Jadid menghadirkan Program Guru Tamu pada 20 Juni 2026 dengan menghadirkan Novrianto Syafrudin, CEO PT. Berkah Kahuripan Insani Karawang, sebagai narasumber utama.
Dalam kegiatan tersebut, Novrianto memberikan materi mengenai perkembangan industri energi surya di Indonesia, peluang kerja di sektor energi terbarukan, serta implementasi teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Para siswa Program Keahlian Teknik Pembangkit Tenaga Listrik (TPTL) mendapatkan wawasan mengenai perencanaan sistem PLTS, instalasi, pengoperasian, hingga pemeliharaan sesuai standar industri.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan diskusi dan pengenalan berbagai komponen sistem PLTS yang nantinya akan menjadi bagian dari pengembangan laboratorium pembelajaran di SMK Nurul Jadid.
Sebagai tindak lanjut dari kerja sama tersebut, PT. Berkah Kahuripan Insani bersama SMK Nurul Jadid juga memberangkatkan guru produktif untuk mengikuti Program Pelatihan Teknisi Panel Surya (PTPS) yang diselenggarakan oleh E-Clont Solusi Energi Yogyakarta pada 13–14 Juli 2026.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam bidang instalasi, commissioning, pengujian, perawatan, hingga troubleshooting sistem panel surya sesuai dengan standar industri nasional. Melalui program ini, guru diharapkan mampu mentransfer pengetahuan dan keterampilan terkini kepada peserta didik sehingga proses pembelajaran menjadi lebih aplikatif dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Langkah ini merupakan bukti nyata sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri dalam mewujudkan konsep link and match yang menjadi arah pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia.
Kepala SMK Nurul Jadid menyampaikan bahwa kolaborasi dengan PT. Berkah Kahuripan Insani merupakan bagian dari strategi sekolah dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai perkembangan industri energi terbarukan.
"Kami ingin menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga berbasis praktik dan standar industri. Kehadiran PT. Berkah Kahuripan Insani sebagai mitra strategis memberikan nilai tambah yang sangat besar, baik melalui program guru tamu maupun peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan teknisi panel surya. Kami berharap kerja sama ini menjadi fondasi kuat dalam pengembangan Teaching Factory PLTS di SMK Nurul Jadid."
Ke depan, pengembangan PLTS di SMK Nurul Jadid akan diarahkan menjadi laboratorium pembelajaran sekaligus Teaching Factory (TEFA) yang memungkinkan siswa belajar melalui proyek nyata, menguasai teknologi energi terbarukan, serta memperoleh pengalaman kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan bersama PT. Berkah Kahuripan Insani dan dukungan berbagai mitra industri, SMK Nurul Jadid optimistis mampu melahirkan lulusan yang unggul, kompeten, dan siap berkontribusi dalam mendukung percepatan transisi energi bersih di Indonesia.
(Humas SMK Nurul Jadid)